Sains dan Teknologi


.


Untuk apa mahasiswa harus mengetahui sains dan teknologi?
Yaitu agar mahasiswa mampu memahami peranannya dalam pengembangan IPTEK.

A.    Perkembangan sains dan teknologi melalui 3 cara, yaitu :
1.      Penemuan (discovery)
2.      Penciptaan (invention)
3.      Berbagai bentuk inovasi dan rekayasa

B.     Pengertian
Sains : ilmu pengetahuan yang sistematis yang dapat diuji kebenarannya sesuai dengan realita.
Teknologi : keterampilan manusia menggunakan sumber daya alam untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi dalam kehidupan.

C.    Makna sains, teknologi, dan seni bagi manusia, yaitu :
*      Perkembangan teknologi
*      Iptek dan nilai
*      Manusia sebagai subjek dan objek

D.    Tingkatan teknologi :
1.      Teknologi tinggi
Yaitu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu terbaru. Contoh : komputer, bioteknologi, satelit komunikasi, dll.
Adapun ciri-cirinya, yaitu :
Ø  Padat modal
Ø  Didukung rasilitas riset dan pengembangannya
Ø  Biaya perawatan tinggi
Ø  Keterampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah

2.      Teknologi madya
Yaitu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan.
Ciri-cirinya, yaitu :
Ø  Tidak memerlukan modal yang besar
Ø  Tidak memerlukan pengetahuan baru

3.      Teknologi tepat guna
Ciri-cirinya, yaitu :
Ø  Skala modal kecil
Ø  Peralatan yang digunakan sederhana
Ø  Pelaksanaanya bersifat padat karya


E.     Dampak penyalahgunaan iptek :
¥  Nuklir
¥  Polusi udara, tanah, air, suara, dan sosbud
¥  Efek rumah kaca
¥  Kloning apa dampak

F.     Beberapa dampak negatif yang telah muncul, antara lain dalam bidang :
a.      Informatika
·         Membuat dunia kejahatan makin canggih
·         Perusakan nama baik seseorang
·         Mudah mengakses situs pornografi

b.      Persenjataan yang canggih dan modern
·         Menimbulkan kerusakan dan kerugian yang lebih besar
·         Membuat beberapa negara merasa kuat dan ingin menguasai atau memaksakan kehendaknya kepada negara lain
·         Memicu persaingan yang pada akhirnya akan menyulut kepada pecahnya peperangan

c.       Biologi
Cloning  pada manusia yang dapat membuat manusia tidak sadar akan jati dirinya, yaitu manusia adalah makhluk ciptaan tuhan.

d.      Lingkungan hidup
·         Kerusakan lingkungan akibat berkembangnya industri dan limbah industri yang tidak ditata secara tepat dan baik
·         Pengambilan sumber daya alam yang berlebihan

e.       Medis
Hanya demi mengembalikan investasi pembelian alat medis canggih. Banyak penyalahgunaan alat medis canggih kepada masyarakat tidak mampu yang sebenarnya tidak memerlukan alat tersebut.

Manusia dan Peradaban


.


Tujuan pembelajaran bab 7 ini adalah agar mahsiswa mampu memahami dirinya sebagai makhluk yang beradab, serta meyakini bahwa peradaban merupakan wujud kebudayaan sebagai hasil kreatifitas manusia, sekaligus mempengaruhi serta menjadi pedoman bagi hidupnya.
Peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu pada masyarakat, yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan, teknologi, dan spiritual. Ketika peradabannya tinggi, maka secara otomatis tingkat intelektual, keindahan, teknologi dan spiritualnya pun tinggi. Karena, peradaban yang tinggi membutuhkan ilmu pengetahuan yang tinggi. Suatu Negara tidak akan mampu menciptakan jembatan layang apabila tidak mengetahui cara membuatnya, bahan-bahannya, keindahannya, dan teknologi yang harus dipersiapkan. Ketika jembatan layang itu sudah terbentuk, maka yang terasa adalah rasa kagum, manusia pun bisa membuat hal yang besar seperti itu, apalagi Tuhan pencipta alam semesta, sehingga tinggi pulalah tingkat spiritualnya.
Pada waktu perkembangannya kebudayaan mencapai puncaknya berwujud, unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, dan luhur. Maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.
Peradaban memiliki kaitan erat dengan kebudayaan. Kebudayaan hakikatnya adalah hasil cipta, karsa dan rasa manusia. Dengan kemampuan cipta (akal), manusia mampu menghasilkan ilmu pengetahuan. Sedangkan kemampuan rasa manusia melalui alat-alat inderanya menghasilkan berbagai bentuk seni dan bentuk-bentuk kesenian. Dan dengan kemampuan karsa, manusia menghendak kesempurnaan hidup, kemuliaan, dan kebahagiaan sehingga menghasilkan berbagai aktivitas hidup manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan, dan tingkat pendidikan. Kemampuan teknologi menjadikan bangsa itu dianggap lebih maju dari bangsa-bangsa lain pada zamannya. Dan kemampuan teknologi itu dapat dilihat dari infrastruktur bangunan, sarana yang dibuat, lembaga yang dibentuk, dan lain-lain. Saat ini, Indonesia sudah mencapai tingkat kebudayaan yang tinggi karena infrastrukturnya pun bagus berupa bangunan-bangunan yang megah, indah, juga jembatan-jembatan yang besar, dan lain-lain.
Subjek dari pelaku peradaban adalah manusia. Manusia adalah makhluk yang beradab sebab dianugrahi harkat, martabat, serta potensi kemanusiaan yang tinggi. Namun terkadang, dalam perkembangannya, manusia juga bisa jatuh dalam perilaku kebadaban, karena tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan cipta, rasa, dan karsa yang dimilikinya, dan itu disebabkan oleh tidak adanya korelasi dengan agama. Contohnya adanya free sex di Negara-negara Eropa.

Manusia dan Cinta Kasih


.

Cinta kasih, kasih sayang, pemujaan, kemesraan, belaskasihan merupakan bagian dari hidup manusia. Kehidupan yang dipenuhi rasa cinta kasih, kasih sayang dapat membangkitkan kreatifitas manusia. Menurut kamus bahasa Indonesia W.J.S. Poerwadarmita, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih artinya perasaan sangat sayang atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cita kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih. Cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.
Cinta pun seringkali dibumbui dengan hawa nafsu. Terdapat perbedaan antara cinta dan nafsu. Cinta bersifat manusiawi, rohaniah, dan menunjukka perilaku memberi, sedangkan nafsu bersifat jasmaniah dan cenderung menuntut.
Cinta yang diungkapkan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono memiliki tiga unsur, yaitu:
1.      Keterikatan
2.      Keintiman
3.      Kemesraan
Cinta kasih dapat menimbulkan dua hal, yaitu kehidupan yang homohumanus dan kehidupan yang dehumansasi. Cinta kasih yang dapat menciptakan kepada kehidupan homohumanus adalah cinta kasih yang diselimuti oleh selimut cinta berupa agama, norma, moral dan nilai. Adapun kehidupan homohumanus dapat dilihat sebagai berikut.


 






                                  








Reserved: Bertingkah laku lemah lembut, sopan, santun, budi bahasa dan beradab (akhlak)

Reserved: Sikap yang menghargai manusia sebagai makhluk yang memiliki martabat tinggi dengan segala hak-haknya. Harus diperlakukan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan atau sesuai dengan fitrahnya sebagai makhluk Tuhan
Reserved: Perilakunya oleh akal budi sehingga mendatangkan kebahagiaan bagi dirinya dan lingkungannya serta tidak bertentangan dengan kehendak ALLOH


 









Sedangkan cinta kasih yang menciptakan kehidupan dehumanisasi (pengurangan arti nilai kemanusiaan) adalah cinta kasih yang selimut cintanya sudah terlepas. Mereka mengabaikan nilai agama, moral, dan norma sehingga tidak ada lagi perasaan suka, kemesraan dan belas kasihan. Contohnya akibat cinta hilang, wanita hamil, dan berakibat pada perilaku membunuh.
Macam-macam cinta
1.      Romantic love (eros)
2.      Playing love (ludic)
3.      Possessive love (maniac, ingin memiliki)
4.      Premarital (hubungan seks sebelum nikah)
5.      Extra marital (hubungan seks sesudah nikah, selingkuh)
6.      Incest (hubungan seksual antara adik kakak)
7.      Adultery (salah satu pasangan sudah menikah, jinah)
Untuk keutuhan cinta, dituntut:
1.      Rasa tanggung jawab
2.      Pengorbanan
3.      Kejujuran
4.      Saling percaya
5.      Pengertian
6.      Saling terbuka

.